KPK Merilis Daftar Legislatif Yang Belum Laporkan LHKPN

KPK Merilis Daftar Legislatif Yang Belum Laporkan LHKPN

Indonesian Today’s – KPK merilis susunan pelaporan LHKPN semua anggota legislatif. Baik anggota DPR RI maupun anggota DPRD tingkat provinsi maupun kota/kabupaten.

Berdasarkan data KPK yang dirilis per tanggal 8 April 2019 kemarin, terdaftar 199 anggota DPR yang belum melaporkan LHKPN periode tahun 2018. Sementara yang telah melapor terdaftar 351 anggota legislatif.

Beberapa nama legislator ternama terdaftar masuk dalam susunan yang belum melaporkan. Mulai dari dua Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah dan Taufik Kurniawan, Masinton Pasaribu dari fraksi PDIP, Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono, Anang Hermansyah, dan sejumlah nama lainnya.

Baca Juga: Ketua DPRD Kapuas Hulu: Masyarakat Masih Bingung Cara Pencoblosan Surat Suara

Beberapa anggota DPR yang kini pun berstatus terduga KPK juga tercatat belum melapor LHKPN. Seperti Bowo Sidik Pangarso, Markus Nari dan Romahurmuziy.

Bowo adalah tersangka permasalahan suap penyaluran pupuk yang lantas uangnya diperkirakan untuk ‘serangan fajar’. Sedangkan Markus Nari ialah tersangka permasalahan e-KTP. Sementara Romy terjerat kasus sangkaan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama.

Meski batas pelaporan LHKPN 2018 telah terlewati pada 31 Maret 2019, tapi semua anggota dewan masih dapat melapor. Namun, kedudukan status mereka akan terdaftar dengan ‘terlambat lapor’.

Kumpulan anggota DPR yang belum lapor LHKPN dapat dilihat (search) di sini.

(atp/itc)

Tinggalkan Balasan