Kampanye Jokowi di GOR Ciracas Sepi

Kampanye Jokowi di GOR Ciracas Terlihat Sepi
Kampanye Terbuka Capres 01 di GOR Ciracas

Indonesian Today’s, CiracasCapres 01 Joko Widodo bernostalgia ketika dirinya menjadi Gubernur DKI Jakarta dalam kampanye terbuka di GOR Ciracas, Jaktim. Kampanye Jokowi di Gor Ciracas tersebut terlihat sepi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyatakan selalu ingat dengan perjuangan pendukungnya ketika berlaga di Pilgub DKI Jakarta 2012 lalu. Ia menyangkal telah melupakan perjuangan pendukungnya.

“Ini di sini saya ingat kawan-kawan saya dulu ketika pemilihan Gubernur (DKI) semuanya ada disini, tahu, kita tahu. Ingat semuanya, ingat. Jangan ada yang menyangka saya tidak ingat. Saya ingat,” ujar Jokowi di Ciracas, Rabu (10/4).

Di samping itu, Jokowi pun mengapresiasi kerukunan penduduk Jakarta di tengah perbedaan agama hingga kebiasaan yang dimiliki. Ia ingin supaya kerukunan tersebut dapat terjadi di seluruh Indonesia.

Baca Juga: 12 April, Prabowo Akan Sampaikan Pidato Kebangsaan di Surabaya

“Saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya, sebab seluruh masyarakat terus memelihara dan merawat persatuan persaudaraan meskipun kita berbeda latar belakang suku, agama, adat dan budaya. Saya begitu menghargai kehidupan di DKI, beda budaya namun berjalan beriringan. Inilah sebenarnya negara Indonesia yang kita semua harapkan,” jelasnya.

Jokowi menuturkan, pernah menerbitkan pergub untuk ASN Pemprov DKI supaya menggunakan baju khas Betawi di hari Jumat.

Ia mengatakan, kebijakan tersebut diterapkan guna menjaga budaya asli Jakarta di tengah arus modernisasi yang terjadi di ibu kota.

“Alhamdulliah masih digunakan terus hingga kini, enggak tau masih hari Jumat atau telah pindah harinya. Kenapa saat tersebut kita keluarkan PNS kita, birokrat kita menggunakan pakaian sadariah? Karena kita ingin budaya Betawi di tengah modernisasi Jakarta tetap dijaga dan dirawat,” tutur Joko Widodo.

(dic/itc)

Tinggalkan Balasan