Manchester City Naik ke Puncak Klasemen

Manchester City Naik ke Puncak Klasemen

Indonesian Today’sLagi, Manchester City singkirkan Liverpool dari puncak klasemen Premier League 2018/2019. Kepastian ini diperoleh usai mereka mengungguli Crystal Palace 3-1 pada pekan ke-34 di Selhurst Park, Minggu (14/4).

Tiga gol kemenangan The Citizens dicetak oleh Raheem Sterling di menit 15 dan 63, serta Gabriel Jesus menit 90, sementara gol balasan Palace dicetak oleh Luka Milivojevic.

Dari kemenangan ini membawa City naik ke peringkat satu dengan koleksi 83 poin, unggul satu angka dari Liverpool di bawahnya. Hasil ini sekaligus membalas kekalahan 2-3 City dari Palace di Etihad Stadium pada 30 Desember 2018 lalu. Tetapi, hasil ini tidak menutup kemungkinan Liverpool naik kembali ke puncak klasemen andai menang lawan Chelsea dalam laga pekan ke-34.

Seperti pertemuan pada Desember lalu, Roy Hodgson kembali gunakan formasi 4-5-1 di kubu Palace. Akan tetapi, ujung tombak kali ini diberikan kepada Christian Benteke, sedangkan Wilfried Zaha mengisi tepi lapangan dan Andros Townsend di sisi lainnya. Tiga gelandang ditempati oleh James McArthur, Luka Milivojevic, dan Jeffrey Schlupp.

Sementara pada Manchester City, Pep Guardiola menggunakan strategi berbeda dari pertemuan lalu. City dibungkus dalam formasi 4-2-3-1 dengan Sergio Aguero memenuhi slot penyerang yang ditopang David Silva. Kemudian Leroy Sane dan Raheem Sterling mengisi lini sayap. Kevin De Bruyne dan Ilkay Guendogan mengisi lini kedua.

Baca Juga: PSSI Terima Larangan Ezra Walian Untuk Tampil

City menguasai jalannya laga di awal babak kesatu, sebab Palace bermain sepak bola negatif. Itulah kenapa serangan mereka baru berbuah kesempatan di menit 10 lewat sepakan Sterling yang masih melebar di sisi gawang Vincent Guaita.

Tetapi, tak perlu waktu lama bagi City untuk menggempur pertahanan Palace. Tepatnya di menit 15, City melakukan serangan balik. Kevin De Bryune kemudian memberikan umpan pada Sterling yang sukses dieksekusi menjadi gol dengan tendangan kaki kanan.

Setelah gol tercipta, Palace semakin merapatkan antarlini guna menghambat serangan City. Sepanjang menit ke-20 sampai ke-45, Palace hanya melepas satu upaya tepat sasaran melalui Zaha. Sementara, City melepas 5 upaya untuk membobol, namun dua tembakan tepat gawang dari Sane dan Benjamin Mendy masih dapat dimentahkan Guaita.

Babak kedua pun berlangsung tak jauh beda dengan 45 menit pertama. Palace masih lebih bermain bertahan. Kondisi tersebut kembali menyulitkan City guna menerobos bagian sepertiga lapangan. Tercatat, tendangan Aguero di menit ke-50 menjadi kesempatan pertama City di babak kedua.

Kerap berkutatnya bola di bagian tengah lapangan membuat City bermain lebih sabar guna melancarkan serangan balik. Dari strategi ini lagi gol kedua mereka tercipta di menit ke-63 yang juga dicetak Sterling. Berawal dari umpan silang mendatar Sane ke ujung tiang, Sterling meneruskan bola dengan sontekan kaki kiri yang membobol gawang Guaita.

Tertinggal dua gol tak berarti buat Palace bermain tanpa perlawanan. Setelah upaya Zaha dan Benteke di menit ke-70 sampai ke-80 selalu dapat digagalkan Ederson, eksperimen The Eagles akhirnya melahirkan gol balasan di menit 81 melalui tendangan bebas Milivojevic.

Tapi, gol ini tak menyurutkan tekanan City yang memasukkan Gabriel Jesus untuk menggantikan Aguero. Kembali dari strategi serangan balik, pemain asal Brasil tersebut berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada menit 90. City mampu mempertahankan skor 3-1 sampai akhir pertandingan dan meraup tiga poin.

(atp/itc)

Tinggalkan Balasan