Pemilu Tinggal Hitungan Jam, Warga Tualang Masih Banyak Yang Belum Mendapatkan Formulir C-6

Pemilu Tinggal Hitungan Jam, Warga Kec Tualang Masih Banyak Yang Belum Mendapatkan Formulir C-6

Indonesian Today’s, Tualang – Pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) hanya tinggal menghitung jam, namun banyak sekali warga Kecamatan Tualang belum mendapatkan undangan memilih DPT atau formulir C-6. Bahkan, ada tempat pemungutan suara yang cukup jauh dari domisilinya.

Kondisi itu dapat ditemukan dibeberapa Desa dan Kelurahan Perawang, contohnya M Nur, warga RT 007 RW 002, Desa Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak. Yang sampai kini belum mendapat undangan memilih.

“Saya bingung sampai sore ini belum mendapatkan formulir C6 dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS),” keluhnya kepada wartawan, Selasa (16/04/2019).

M Nur mengaku, ketika pemilihan kepala daerah (Pemilukada) tahun lalu masih mendapatkan undangan dari KPU untuk nyoblos di TPS. Untuk itu, dia berharap supaya KPU melalui KPPS dapat mengupayakan haknya sehingga dirinya dapat mengikuti pesta demokrasi lima tahunan ini. Apalagi untuk mengikuti pemilu dirinya memenuhi persyaratan yang telah dilindungi oleh UU Dasar 1945.

Warga Desa Perawang Barat, Kecamatan Tualang ini mengeluh belum mendapat undangan memilih atau formulir C-6 dari KPPS.

Berdasarkan Keterangan Wan Hadi, Petugas Panwaslu Kecamatan Tualang, mengakui bahwa masih banyaknya laporan dari warga di kecamatan Tualang yang belum mendapatkan formulir C-6.

“Sampai saat ini kami pun masih banyak menerima laporan dari warga karena belum mendapatkan formulir C-6, kami meminta kepada petugas penyelenggara untuk segera menarik formulir C-6 yang belum dibagikan, agar segera dikembalikan ke KPPS” ucap Wan kepada Indonesian Today’s saat dihubungi melalui sambungan seluler.

Baca Juga: UAS Difitnah Dengan Keji dan Brutal

Hal yang sama juga terjadi di Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak. Pemilih di Kabupaten Siak yang masuk sebagai daftar pemilih tetap (DPT) tetapi tidak menerima undangan atau formulir C-6 tidak harus risau. Mereka tetap dapat menggunakan hak pilihnya di TPS dengan syarat membawa Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) atau Surat Keterangan (Suket).

“Kalau telah terdata dalam DPT di TPS namun warga yang bersangkutan belum mendapatkan formulir C-6 atau C-6 nya rusak/hilang. Pemilih dapat langsung ke TPS membawa e-KTP di atas jam 12.00 WIB, agar dapat menggunakan hak suarannya,” Terang Nanang Suhendar, Lurah Perawang.

Menurutnya, pemilih yang tidak terdata di DPT pun tetap dapat menggunakan hak pilihnya dengan syarat membawa e-KTP.

Sebagai informasi, untuk permasalahan seperti ini hanya berlaku bila alamat e-KTP pemilih masih berada di satu RW dengan lokasi TPS yang didatangi. Apalagi jumlah DPT di masing-masing TPS berbeda-beda. Meskipun nama warga telah terdaftar di DPT website KPU, sebaiknya tetap memastikan juga nomor TPS dan nama desa/kelurahannya.

Bagi penduduk yang pindah lokasi mencoblos agar dapat membawa formulir A-5. Meski pemegang A-5 sudah terdaftar di DPTb (Daftar Pemilih Tetap Tambahan), Namun mereka tidak dapat masuk tanpa membawa formulir A5. Berbeda dengan pemegang formulir C-6 yang otomatis dapat paket penuh surat suara (4-5 surat suara, tergantung dapilnya).

(atp/pnj/itc)

Tinggalkan Balasan