Maraknya Korupsi Perizinan, KPK Ingatkan Bima Arya

Maraknya Korupsi Perizinan, KPK Ingatkan Bima Arya

Indonesian Today’s, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi arahan pada Wali Kota Bogor Bima Arya dan Wakilnya Dedie A Rachim saat menyerahkan Laporan Kekayaan Harta Penyelenggara Negara (LHKPN) di KPK.

Dalam pertemuan tersebut KPK meminta Bima Arya agar memeperhatikan peningkatan penghasilan daerah supaya dapat maksimal guna kepentingan rakyat, selain itu juga soal penyelamatan aset daerah.

“Selain hal tersebut penyelamatan aset wilayah juga menjadi perhatian KPK. Mulai dari sertifikasi aset daerah, pendataan hingga mencegah penggelapan aset-aset daerah,” ucap Jubir KPK, Febri Diansyah, di Gedung KPK, Jumat (26/4).

Baca Juga: Kejanggalan Pembakaran Surat Suara di Papua

Di samping itu, dalam pertemuan yang dihadiri oleh semua kepala dinas dan camat Kota Bogor tersebut KPK pun menekankan soal pengadaan dan pelayanan publik melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

“Karena dari kasus-kasus yang ditangani KPK cukup banyak pengadaan di wilayah yang bermasalah. PTSP pun perlu dijamin benar-benar memudahkan proses dan alur perizinan,” tandasnya.

KPK berharap supaya dimasa kepemimpinan Bima Arya beberapa hal tersebut dapat diperhatikan dengan baik. “KPK akan mengawal upaya-upaya perbaikan tersebut,” pungkasnya.

(set/itc)

Tinggalkan Balasan