Israel Diguncang Gempa, Benarkah?

Israel Diguncang Gempa, Benarkah?

Indonesian Today’s – Akun media sosial Facebook (FB) atas nama Ki Suro Menggolo membagikan tiga potret yang mengisahkan terjadinya reruntuhan bangunan. Dalam unggahan yang saat ini sudah dishare lebih dari 30 ribu kali itu, Ki Suro Menggolo menyebutkan narasi sebagai berikut:
ISRAEL DIGUNCANG GEMPA ..

TEL AVIV PORAK PORANDA ..

SERANGAN MEREKA KE PALESTINA DI BALAS TUNAI OLEH ALLAH ..”.

Israel Diguncang Gempa, Benarkah?

Setelah dilaksanakan penelusuran oleh Ria Fajriah, salah seorang relawan Masayarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), ternyata potret yang diunggah Ki Suro Menggolo bukan di Israel. Tetapi, potret yang digunakannya merupakan potret gempa bumi di Chili pada 27 Februari 2010 dan potret gempa bumi di Sinchuan, China pada 12 Mei 2008.

“Si pembuat konten (Ki Suro Menggolo, red) menggunakan potret gempa bumi dari lokasi dan masa-masa yang berbeda,” jelas Ria dalam debunk-nya, Sabtu (11/5/2019).

Ia menjelaskan, potret pertama ialah gempa bumi di Chili pada tahun 2010. Tepatnya terjadi di lepas pantai Maule pada 27 Februari 2010 pukul 03.34 waktu setempat. Gempa tersebut dengan kekuatan magnitudo 8,8 yang terjadi selama 3 menit.

Gempa bumi terkuat di Chili semenjak 1960 ini sudah menyebabkan kehancuran yang lumayan besar dan mengakibatkan 521 orang tewas; tidak sedikit pula yang hilang.

Baca Juga: Kelompok Bersenjata Somalia Menculik 2 Dokter

Kemudian potret kedua dan ketiga ialah gempa bumi Sichuan, China pada 2008. Adalah gempa yang berkekuatan magnitudo 7,9 (awalnya dilaporkan 7,8 oleh USGS). Dengan episenter di Wenchuan, Sichuan, RRT yang terjadi pada 12 Mei 2008 pada pukul 14.28 waktu setempat (06.28 GMT). Menewaskan ribuan orang.

Bahkan dikabarkan bahwa getaran gempa terasa sampai Bangkok, Thailand. “Jadi, konten yang disebarkan oleh akun Ki Suro Menggolo tentang Israel Diguncang Gempa ialah kategori Disinformasi,” ungkap Ria.

(dwi/itc)

Tinggalkan Balasan