Meski Kondusif, Kapolda Jateng Tetap Siaga

Meski Kondusif, Kapolda Jateng Tetap Siaga

Indonesian Today’s, Jateng – Aparat bersenjata TNI-Polri bakal disiagakan guna mengantisipasi kemungkinan adanya aksi massa pada 22 Mei 2019, bersamaan dengan penetapan hasil Pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Terlebih, sampai saat ini marak ajakan melalui media sosial (medsos) agar turun ke jalan oleh pihak-pihak yang berupaya mendelegitimasi hasil Pemilu.

“22 Mei, sebagaimana disebarkan di medsos ini tak butuh dibesar-besarkan. Ini adalah pesta rakyat, semua rakyat Indonesia. Kita akan menyaksikan hasil rekapitulasi suara yang dihitung,” ujar Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Kapolda Jawa Tengah, Sabtu (18/5) kemarin.

Mantan Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) tersebut menyebut, kondisi dan situasi di Jawa Tengah ketika ini relatif kondusif. Terbukti semenjak saat pencoblosan 17 April 2019 sampai penghitungan di KPU Jateng, tidak terdapat gejolak berarti di masyarakat.

Baca Juga: Dewan Pers Minta Media Profesional Kawal Pemilu

“Tentu kita harus sikapi dengan dewasa. Saya yakin masyarakat Jawa Tengah paling demokratis, dewasa. Dengan (pengalaman) kemarin perhitungan dari TPS hingga provinsi dilangsungkan begitu sejuk, damai, sampai-sampai Insha Allah di tingkat nasional semua masyarakat akan menyokong penuh. Jateng akan mendukung penuh yang dilaksanakan oleh KPU,” tuturnya.

Meski demikian, pihaknya (Polri) dibantu oleh aparat TNI tetap melakukan tahapan antisipasi pengamanan dengan menyiapkan pasukan. “Pengamanan tentu ada. Kan tugasnya polisi dengan tentara untuk menyelamatkan masyarakat,” kata dia.

(din/itc)

Tinggalkan Balasan