Driver Ojol Demo Minta Naik Tarif Gegara Iuran BPJS Naik

Driver Ojol Minta Kenaikkan Tarif

Indonesian Today, Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) segera membahas tarif ojek online (ojol) Jumat mendatang (24/1/2020). Pembahasan ini dilaksanakan setelah semua driver mengajukan evaluasi untuk kenaikan tarif.

Ahmad Yani, Direktur Angkutan Jalan Kemenhub mengatakan, seluruh driver mengajukan kenaikan tarif lantaran iuran BPJS Kesehatan mengalami kenaikan. Hal tersebut sejalan dengan peningkatan upah mininum regional (UMR).

Driver Ojol
Driver Ojol Demo Naik Tarif

“Karena BPJS naik dua kali lipat, UMR naik,” ucapnya di Kemenhub Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2020).

“Ini menjadi dasar mereka mengemukakan untuk eskalasi dan evaluasi. Kemudian komponen tersebut yang menjadi dasar menyampaikan ke kita untuk membahas ulang terkait tarif,” sambungnya.

Baca Juga: VIDEO Viral Begal Bokong, Pelaku Diciduk Karena Terekam CCTV

Ahmad pun lantas memaparkan sejumlah komponen pembentuk tarif ojol. Sebutnya, penyusutan kendaraan, bunga modal kendaraan, jaket, helm, sepatu. Lalu, asuransi kendaraan baik pengemudi dan penumpang, pajak, bahan bakar, ban, servis, dan lain sebagainya.

Ahmad mengatakan, tak seluruh komponen naik, ada juga yang turun salah satunya bahan bakar yaitu Pertalite. Meski begitu, pihaknya belum dapat meyakinkan tarif ke depannya sebab masih akan dibicarakan Jumat besok.

Baca Juga: Seksinya Vanessa Angel Belanja Sayur, Bikin Pegawai Supermarket Melongo

“Bahwa tarif tersebut setelah dihitung bisa naik, bisa turun karena juga ada komponen tarif yang turun, contohnya harga Pertalite turun,” katanya.

(ric/itc)

Tinggalkan Balasan