Massa Bentrok, 156 TKA China Sudah Tiba di Kendari Tanpa Pemeriksaan

Massa di Sulawesi Tenggara yang menolak kedatangan tenaga kerja asing (TKA) asal China terlibat bentrok dengan aparat kepolisian di pintu masuk Bandara Haluole Kendari, Sulawesi Tenggara, sekitar pukul 23.10 Wita, Selasa (23/6).

Massa yang memadati simpang empat Desa Ambeipua, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan sejak pagi itu tadinya membakar ban sekitar pukul 21.45 Wita. Mereka pun terus berorasi monolak kedatangan TKA China.

Gelagat ricuh mulai tampak setelah sejumlah truk Brimob Polda Sultra yang membawa pasukan melintas di hadapan massa aksi. Polisi pun sempat mengingatkan massa supaya meninggalkan lokasi sebab sudah larut malam.

Namun, massa bertahan dan menantikan kehadiran Ketua DPRD Sulawesi Tenggara, Abdur Rahman Saleh, yang sedang berada di dalam bandara mengawasi langsung kedatangan 156 TKA asal Tiongkok.

Tka china
Demo Penolakan TKA China

Hingga nyaris tengah malam, Abdur Rahman, termasuk rombongan TKA China tak kunjung lewat simpang empat lokasi demonstrasi. Ternyata TKA asal China dan rombongan Abdur Rahman melewati jalan alternatif Bandara Haluoleo.

Baca Juga: Ternyata Ruslan Buton Dipecat Karena Tangkap TKA China, Bukan Kasus Pembunuhan

Jalan itu masuk wilayah Pangkalan Udara Haluoleo dan keluar di Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan. Biasanya, jalan tersebut dibuka hanya untuk keperluan tertentu. Namun kali ini digunakan untuk mengevakuasi TKA China mengarah ke Morosi, Kabupaten Konawe.

Karena merasa ditipu, massa aksi langsung bringas dan melempari aparat kepolisian yang berjaga dengan batu dan balok kayu.

Lihat Video Halaman Berikutnya…

Tinggalkan Balasan